“Maaf”

Ketika semuanya sudah memuncak, gue ga bisa menolak. Cuma bisa menjalankan yg bisa gue jalankan. Menyiapkan apa yang harus disimpan. Berusaha sebaik mungkin menyiapkan yang memang harus dibawa.
Tapi ketikan gue udah berusaha tapi digoyahkan.. Gue tanpa sadar dan ga gue inginkan mata ini ga bisa lg membendung air mata yang mungkin kelewat banyak. Dan akhirnya banjir bandang di pipi ini.
Malu dianggap cengeng dan gue ga mau bersikap cengeng.
Semakin ditanya kenapa gue makin ga bisa membendung air mata. Dan jawaban gue klo ditanya pasti “Gpp”.

Apa semua yg (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩) itu lebih baik ga ditanya yah? Hmm harus bikin penelitian nih..

Hmm ada apa kenapa dengan gue.. Salah ya? Iya salah!! Gie cengeng yah?? Iya lo cengeng…..
Huaaa huaaa…. Help me…

Berharap ini pelajaran lg buat gue… Belajar menata hati, belajar kerja….
Bersyukurrr…bersyukurrrr….!!!

Nanti? Besok? Minggu depan? Bulan depan? Gue ga tau gimn? Mudah2an gue semakin dewasa….!!

Maaf ya buat yang udah merasa ga enak.. Maafin gue yg belum bisa menata hati dan emosi!!

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements
This entry was posted in My Write, Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s